Pada era NGN dimana teknologi informasi dan telekomunikasi menjadi konvergen, indentity management (IdM) menjadi sangat penting. Pengguna harus dimudahkan dalam proses authentication dan authorization pada setiap jaringan akses atau layanan operator atau layanan dari organisi mananapun yang bisa diakses dari divas yang terhubung ke jaringan operator. Oleh karena itu ITU-T mulai bekerja untuk membuat standarisasi untuk identity management yang baru untuk memenuhi kebutuhan saat ini maupun masa mendatang. Pekerjaan ini dilakukan oleh Study Group 17, yang selain bekerja untuk membuat riset untuk IdM, juga melakukan riset untuk telecommunication security serta languages and description technique.
Progress dari pekerjaan pembuatan standard ini telah menghasilkan beberapa draft yang berhubungan dengan requirement, framework, capabilities dari Identity Management pada bulan September 2008 lalu. Sayangnya dokumen-dokumen tersebut hanya bisa diakses oleh pengguna terdaftar yang hanya bisa didapat oleh orang-orang yang bekerja di organisasi atau perusahaan anggota ITU-T. :-(
Saat ini sebenarnya beberapa organisasi atau perusahaan seperti OASIS, Liberty Alliance Project, Microsoft, IBM dan lain-lain telah membuat standar untuk IdM baik pada level konsep atau framework maupun protokol. Jadi kemungkinan ITU-T akan mengadopsi standar yang sudah ada ;-)
Wednesday, November 19, 2008
Tuesday, November 18, 2008
iPhone SDK
Beberapa bulan yang lalu saya melihat demo bagaimana sebuah aplikasi iPhone dapat dibuat dengan mudah dengan menggunakan iPhone SDK dan dijual dengan mudah ke semua pengguna iPhone. Sepertinya Apple, pembuat iPhone mengerti bahwa banyak sekali developer-developer kreatif yang suka membuat software untuk hobi maupun riset dan mempublikasikan software kreasinya itu sebagai aplikasi gratis di Internet. Alih-alih memberikan software gratis, Apple dapat membuat aplikasi itu tidak gratis lagi tapi mungkin dijual murah dan developernya masih bisa mendapatkan uang dengan mudah.
Model bisnis yang dilakukan untuk penjualan aplikasi iPhone ini adalah revenue share, jadi Apple masih dapat terus mendapatkan keuntungan dari penjualan software iPhone hanya dengan menyediakan platform untuk penjualan (store) yaitu tempat pengguna iPhone dapat mendownload aplikasi. Ribuan aplikasi pun saat ini dapat didownload dengan mudah di Application Store.
Apple memang bisa membuat orang jatuh cinta pada produknya, begitu banyak orang saat ini 'fanatik' pada produk Apple. Bahkan sebuah perusahaan penyandang dana KPCB membuat iFund yaitu inisiatif yang mengajak perusahaan yang membuat aplikasi, layanan maupun komponen untuk iPhone dengan menginvestatsikan 100 miliar US dollar. Fokus aplikasi yang akan dibuat adalah location based services, social networking, mCommerce (termasuk advertising dan payments), komunikasi, dan hiburan (entertainment).
iPhone SDK yang dirilis Maret 2008 ini terbukti menarik banyak developer maupun perusahan-perusahaan lain untuk membuat aplikasi iPhone. Diberitakan bahwa sudah lebih dari 100 ribu developer men-download iPhone SDK hingga saat ini.
Model bisnis yang dilakukan untuk penjualan aplikasi iPhone ini adalah revenue share, jadi Apple masih dapat terus mendapatkan keuntungan dari penjualan software iPhone hanya dengan menyediakan platform untuk penjualan (store) yaitu tempat pengguna iPhone dapat mendownload aplikasi. Ribuan aplikasi pun saat ini dapat didownload dengan mudah di Application Store.
Apple memang bisa membuat orang jatuh cinta pada produknya, begitu banyak orang saat ini 'fanatik' pada produk Apple. Bahkan sebuah perusahaan penyandang dana KPCB membuat iFund yaitu inisiatif yang mengajak perusahaan yang membuat aplikasi, layanan maupun komponen untuk iPhone dengan menginvestatsikan 100 miliar US dollar. Fokus aplikasi yang akan dibuat adalah location based services, social networking, mCommerce (termasuk advertising dan payments), komunikasi, dan hiburan (entertainment).
iPhone SDK yang dirilis Maret 2008 ini terbukti menarik banyak developer maupun perusahan-perusahaan lain untuk membuat aplikasi iPhone. Diberitakan bahwa sudah lebih dari 100 ribu developer men-download iPhone SDK hingga saat ini.
Monday, November 17, 2008
Smartcard Web Server (SCWS)
Belum lama ini Gemalto dan LG me-launching produk yang mendukung teknologi Smartcard Web Server (SCWS). Apa sebenarnya SCWS itu?
SCWS adalah teknologi HTTP web server yang ditanamkan pada smartcard misalnya kartu SIM, USIM, RUIM dan lain-lain sehingga pengguna dapat melakukan browsing ke konten atau halaman tampilan secara offline dengan menggunakan aplikasi browser. Browsing dapat dilakukan offline karena konten disimpan di dalam smartcard, sedangkan kontennya dapat diupdate secara remote oleh operator. Jadi SCWS mirip on-device portal. Kita hanya perlu membuka browser dan mengetikan URL seperti biasa untuk dapat mengakses SCWS, misalnya http://127.0.0.1:20080/cgi/SSO?account=username&passwd=123
SCWS merupakan teknologi standar yang dikembangkan oleh OMA dan sampai saat ini telah dirilis dua versi yaitu versi 1.0 dan yang paling terakhir adalah versi 1.1.
Arsitektur SCWS diperlihatkan pada gambar berikut:

Beberapa elemen yang terlibat adalah
SCWS adalah teknologi HTTP web server yang ditanamkan pada smartcard misalnya kartu SIM, USIM, RUIM dan lain-lain sehingga pengguna dapat melakukan browsing ke konten atau halaman tampilan secara offline dengan menggunakan aplikasi browser. Browsing dapat dilakukan offline karena konten disimpan di dalam smartcard, sedangkan kontennya dapat diupdate secara remote oleh operator. Jadi SCWS mirip on-device portal. Kita hanya perlu membuka browser dan mengetikan URL seperti biasa untuk dapat mengakses SCWS, misalnya http://127.0.0.1:20080/cgi/SSO?account=username&passwd=123
SCWS merupakan teknologi standar yang dikembangkan oleh OMA dan sampai saat ini telah dirilis dua versi yaitu versi 1.0 dan yang paling terakhir adalah versi 1.1.
Arsitektur SCWS diperlihatkan pada gambar berikut:

Beberapa elemen yang terlibat adalah
- Browser yang diinstall pada divais yaitu aplikasi yang digunakan untuk menampilkan konten
- SCWS Gateway yang berapa pada divais yang berfungsi mengubah protokol HTTP/HTTPS (TCP/IP) ke protokol yang digunakan oleh smartcard. Selain itu elemen ini juga berfungsi sebagai pembatas atau pengontrol akses (control policy) terhadap smartcard dengan menggunakan rule yang disimpan di smartcard.
- SCWS Server yaitu aplikasi di smartcard yang memproses request dari browser.
- SCWS Administration application yaitu aplikasi yang berada jauh dari devais (remote) untuk mengadministrasi SCWS. Aplikasi ini biasanya berada di operator untuk misalnya meng-update konten yang ada di SCWS.
Thursday, November 13, 2008
SCA: Model untuk mengimplementasikan SOA
Service Component Architecture (SCA) adalah satu set spesifikasi yang yang mendeskripsikan sebuah model untuk membangun (development dan delopment) sistem-sistem atau aplikasi-aplikasi dalam sebuah arsitektur service oriented (Service Oriented Architecture/SOA).
SCA dibuat oleh sebuah organisasi terbuka bernama OSOA yang kemungkinan akan diambil oleh OASIS, organisasi yang mengeluarkan banyak standar Web Services. Pada awalnya SCA dibuat oleh IBM dan BEA, lalu diikuti oleh vendor lain hingga akhirnya pada tahun 2006 dibentuklah OSOA.org dan mempublikasikan spesifikasi SCA versi 0.95
Spesifikasi final versi 1.0 pertama kali dirilis tahun 2007. Spesifikasi ini menitik beratkan pada bagaimana sebuah komponen (composite application) dibangun sehingga dapat dengan mudah digunakan kembali (reuse), diekspos fungsinya sehingga dapat digunakan oleh komponen atau aplikasi lain dengan berbagai metode akses, diimplentasikan dengan berbagai bahasa pemrograman, dan bagaimana kita dapat mendefinisikan aturan (policy) interaksi antar komponen.
Secara sederhana, fokus dari spesifikasi SCA adalah
Mencari infrastruktur open source (gratis) yang mengimplementasikan SCA? Silakan lihat Apache Tuscany
SCA dibuat oleh sebuah organisasi terbuka bernama OSOA yang kemungkinan akan diambil oleh OASIS, organisasi yang mengeluarkan banyak standar Web Services. Pada awalnya SCA dibuat oleh IBM dan BEA, lalu diikuti oleh vendor lain hingga akhirnya pada tahun 2006 dibentuklah OSOA.org dan mempublikasikan spesifikasi SCA versi 0.95
Spesifikasi final versi 1.0 pertama kali dirilis tahun 2007. Spesifikasi ini menitik beratkan pada bagaimana sebuah komponen (composite application) dibangun sehingga dapat dengan mudah digunakan kembali (reuse), diekspos fungsinya sehingga dapat digunakan oleh komponen atau aplikasi lain dengan berbagai metode akses, diimplentasikan dengan berbagai bahasa pemrograman, dan bagaimana kita dapat mendefinisikan aturan (policy) interaksi antar komponen.
Secara sederhana, fokus dari spesifikasi SCA adalah
- Assembly,
- Client dan Implementasion Model,
- Policy Framework,
- Binding.
Mencari infrastruktur open source (gratis) yang mengimplementasikan SCA? Silakan lihat Apache Tuscany
Monday, November 10, 2008
Masalah roaming di perbatasan negara (border roaming)
Pelanggan telepon bergerak yang berada dekat dengan negara lain biasanya mengalami masalah roaming yang tidak sengaja (inadvertent/accidental) karena ponselnya mendapatkan sinyal yang lebih baik dari operator negara sebelah dan operator tersebut memiliki roaming agreement dengan home operator. Hal ini bisa terjadi misalnya saja diantara perbatasan Indonesia dan Malaysia di pulau Kalimantan. Jika saja orang Indonesia yang merupakan pelanggan telepon selular Indonesia berada masih di wilayah Indonesia tapi dekat Malaysia, dia dapat dengan tidak sengaja melakukan pemanggilan roaming ke rekannya di Indonesia karena dengan tidak sadar ternyata ponselnya terkoneksi dengan jaringan operator milik Malaysia. Tentu saja hal tersebut tidak diinginkan oleh pelanggan karena akan membuat biaya komunikasi menjadi lebih mahal.
Masalah border roaming ini menjadi semakin mengemuka jika jumlah pelanggan di perbatasan sangat besar seperti yang terjadi di perbatasan Republik Irlandia yang berbatasan langsung dengan Irlandia Utara (Inggris). Permasalahan seperti ini dapat diatasi dengan mengedukasi pelanggan atau memberikan solusi di sisi operator.
Menghindari masalah ini, pelanggan dapat dengan mudah menonaktifkan "automatic network selection."
Pada sisi operator, masalah ini dapat diatasi jika operator dapat mengendalikan proses roaming. Border roaming solution adalah solusi untuk melakukan pengontrolan roming dari pengguna yang ada di perbatasan seperti yang dijelaskan diatas. Starhome, sebuah perusahaan solusi telekomunikasi yang terkenal dengan solusi roamingnya, memiliki teknologi (produk) yang dinamakan Intelligent Boarder Roaming sebagai solusi permasalah tersebut. Detail teknis solusi tersebut dapat dilihat pada US Patent nomor 7333808 . Selain Starhome, Pyro Telecom juga memiliki solusi sejenis.
Masalah border roaming ini menjadi semakin mengemuka jika jumlah pelanggan di perbatasan sangat besar seperti yang terjadi di perbatasan Republik Irlandia yang berbatasan langsung dengan Irlandia Utara (Inggris). Permasalahan seperti ini dapat diatasi dengan mengedukasi pelanggan atau memberikan solusi di sisi operator.
Menghindari masalah ini, pelanggan dapat dengan mudah menonaktifkan "automatic network selection."
Pada sisi operator, masalah ini dapat diatasi jika operator dapat mengendalikan proses roaming. Border roaming solution adalah solusi untuk melakukan pengontrolan roming dari pengguna yang ada di perbatasan seperti yang dijelaskan diatas. Starhome, sebuah perusahaan solusi telekomunikasi yang terkenal dengan solusi roamingnya, memiliki teknologi (produk) yang dinamakan Intelligent Boarder Roaming sebagai solusi permasalah tersebut. Detail teknis solusi tersebut dapat dilihat pada US Patent nomor 7333808 . Selain Starhome, Pyro Telecom juga memiliki solusi sejenis.
Subscribe to:
Posts (Atom)