Showing posts with label BSS. Show all posts
Showing posts with label BSS. Show all posts

Monday, June 07, 2010

TMForum Frameworx = The next of NGOSS

Bulan Maret lalu TMForum mengumumkan sebuah Service-oriented Integrated Business Architecture yang disebut Frameworx.

Frameworx merupakan kumpulan framework yang dikembangkan dari framework yang sudah ada pada NGOSS dengan suatu pendekatan baru yaitu service-oriented dan standar proses arsitektur IT seperti ITIL dan TOGAF sehingga menjadi suatu blueprint untuk mengimplementasikan Service Oriented Enterprise.

Frameworx rencananya akan dirilis secara penuh bulan Juni ini. Beberapa deliverables dari Frameworx ini adalah:
  • Business Process Framework (eTOM) version 8
  • Information Framework (SID) version 9
  • Application Framework (TAM) version 4
  • Integration Framework version 2
  • A platform architecture approach to facilitate collaboration and management of value chain and outsourcing partners
  • Frameworx Roadmap release 1, showing the release strategy and content for the next 12 months
Lebih lanjut silakan lihat tautan berikut:

Wednesday, September 10, 2008

IN dan prepaid charging

Kalau saya lihat bagaimana IN digunakan di jaringan telekomunikasi di Indonesia ini maka saya lihat IN cenderung identik dengan prepaid charging yaitu tempat dimana rating dilakukan untuk pelanggan prabayar.

Fungsi utama IN adalah sebagai SCP (Service Control Point) yaitu sebagai otak dimana eksekusi logic untuk pengontrol call berlangsung. Lalu darimana asal mula IN digunakan sebagai element rating/charging untuk pelanggan prabayar?

Fitur online charging mulai ada dalam spesifikasi CAMEL 2 oleh sebab itu fungsi rating (penentuan biaya panggilan) dapat dilakukan secara internal yaitu pada mesin IN itu sendiri maupun secara eksternal.

ETSI European Norm (EN) 301 140-1 (‘Capability Set 2’, CS2) yang merupakan induk dari CAMEL mendefinisikan sebuah elemen bernama SDP (Service Data Point) yang berisi tabel call rating atau informasi account pelanggan. Jadi rating call tiap pelanggan dilakukan dengan cara mengambil informasi rating yang spesifik untuk pelanggan tersebut dari SDP. Fungsi SDP, yang disebut SDF (Service Data Function) dapat terintegrasi dalam elemen SCP/IN atau merupakan elemen yang terpisah.

Bagaimana integrasi antara SDP dengan SCP tidak didefinisikan pada ETSI EN 301 140-1 maupun pada CAMEL sehingga biasanya integration point ini menggunakan protokol yang dibuat sendiri oleh vendor produk IN.

Kadang menjadi salah kaprah bahwa rating/charging yang dilakukan di IN hanya bisa digunakan untuk pelanggan prabayar.

Tuesday, September 09, 2008

OSS/BSS pada jaringan UMTS

Dapat dilihat di halaman ini, bahwa dokumen spesifikasi 3GPP yang membahas tentang OSS/BSS adalah seri 32.
List dari 3GPP spesification series 32 dapat dilihat disini.

Prinsip, kebutuhan dan arsitektur dari OSS/BSS bisa dibaca di dua dokumen berikut ini:
  • TS 32.101 Telecommunication management; Principles and high level requirements
  • TS 32.102 Telecommunication management; Architecture
Dokumen spesifikasi 3GPP pada seri 32 ini mencakup
  • Charging management
  • Configuration management
  • Fault/alarm management
  • Subscription management
  • Security management
  • Performance management
  • Subscriber & equiptment tracing
Pada Release-8 di seri ini juga diperkenalkan konsep Self-Organising Network (SON) yaitu konsep otomatisasi proses network planning, configuration dan optimisation untuk jaringan telekomunikasi. Tentu saja SON ini bisa diimplementasikan pada jaringan Release-8 dimana arsitektur access network (E-UTRAN) menjadi flat karena hilangnya RNC (digunakannya eNodeB).

Silakan lihat juga posting saya tentang flat architecture.

Thursday, August 28, 2008

OSS/BSS (Pengenalan)

OSS/BSS (Operation and Business Support Sistem) atau sering juga ditulis O/BSS adalah sistem atau platform yang melingkupi masalah operasional dan bisnis (non-teknis) yang mendukung berjalannya suatu jaringan dan layanan dari operator telekomunikasi.

Dalam pandangan saya yang masih terbatas dalam hal OSS/BSS ini, saya melihat bahwa OSS merupakan sistem pendukung operasional yang bersifat teknis misalnya untuk memonitor, mengelola dan memanajemen resource atau elemen yang ada dalam jaringan telekomunikasi. Sedangkan BSS merupakan sistem yang bersifat pendukung bisnis misalnya managemen pelanggan (customer), billing system, CRM, call center, datawarehouse, business intelligent, reporting/settlement dan lain-lain.

Sebagai bacaan awal agar lebih memahami lingkupan dari O/BSS anda bisa baca artikel di wikipedia tentang OSS dan BSS.

Cakupan OSS adalah (disingkat FCAPS):
  • Fault Management
  • Configuration Management
  • Accounting Management
  • Performance Management
  • Security Management

Sedangkan cakupan BSS:
  • Product Management
  • Customer Management
  • Revenue Management
  • Order Management

Memang terlihat cakupan dari OSS/BSS ini sangat luas implementasinya pun bisa melibatkan banyak produk dan protokol untuk integrasi antar produk atau elemen.

Lalu untuk memahami gambaran besar tentang OSS/BSS kita mulai dari mana?

Seperti telah kita ketahui perkembangan teknologi pada dunia telekomunikasi banyak didorong oleh standar sehingga arah untuk mempelajari OSS/BSS sebaiknya dimulai dari standarisasi.

Standarisasi OSS/BSS yang paling sukses adalah Open Systems Interconnection (OSI) Systems Management Overview (SMO) dari ISO yang kemudian diadopsi oleh ITU-T sebagai Telecommunications Management Network (TMN), serta TOM (Telecom Operations Map) yang dibuat oleh TeleManagement Forum (TM Forum) yang juga diadopsi oleh ITU-T.

Dokumen yang baik dibaca untuk awal adalah ITU-T Recommendation diantaranya:



Untuk link dokumen yang lebih up-to-date, ikuti link pada halaman ITU-T Recommendation M series

Followers