Blog Indonesia tentang IT, software dan telekomunikasi.

Tetang penulis

Laki-laki.
Orang Indonesia.
Berprofesi dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi.

Tentang blog ini


Blog ini berkaitan dengan pemrograman, Software Engineering, telekomunikasi, Internet, Java, PHP, database dan lain-lain. Blog ini bukan sebuah diary, dibuat hanya hanya sebagai catatan agar bisa dilihat kembali suatu saat. Jadi isi blog ini akan berisi tips/trik atau artikel. Semua posting pada blog ini adalah tulisan saya sendiri (tidak ada yang mengkopi dari tempat lain). Anda bebas mengkopi isi dari blog ini dan mempublikasikannya lagi selama mencantumkan nama saya sebagai penulis (ejlp12) atau email saya.

Blog ini adalah blog Indonesia yang berarti dari orang Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia.

Silakan beri komentar jika artikel kurang jelas atau terdapat kesalahan. Untuk komentar yang TIDAK berkaitan dengan topik posting blog bisa dikirim ke email ejlp12 @yahoo.com

Monday, November 05, 2007

Skenario charging

Ada dua jenis skenario online billing atau charging yang biasa digunakan dalam jaraingan telekomunikasi, yaitu:

-> Two steps charging scenario.

Charging terhadap pelanggan dilakukan dengan mengirimkan permintaan (request) ke billing system dua kali yaitu:

  1. Charging reserve request.
    Transaksi pembayaran yang bertujuan untuk memverifikasi apakan pelanggan memiliki balance yang cukup untuk kemudian di reserve. Jika balance yang dimiliki pelanggan cukup, billing system akan menjawab dengan positive acknowledge dan identifikasi transaksi (transaction ID) untuk kemudian service node melanjutkan proses layanannya.

    Transaction ID digunakan untuk melakukan langkah berikutnya. Jika balance tidak cukup, billing system akan menjawab dengan negative acknowledge dan service node menggagalkan proses layanannya dan berhenti melakukan transaksi.

  2. Charing commit/release request.
    Transaksi ini memberitahukan billing system untuk melakukan commit terhadap transaksi sebelumnya jika layanan yang dilakukan service node berhasil atau memberitahukan untuk merilis (mengagalkan) transaksi sebelumnya jika layanan yang dilakukan service node gagal atau terjadi masalah (error).


-> One step billing scenario

Charging terhadap pelanggan dilakukan dengan mengirimkan informasi harga yang harus diambil dari kredit atau ditambahkan pada tagihan ke billing sistem. Response dari

billing system yang menunjukan ya (acknowledge) atau tidak (negative acknowledge) akan menentukan apakah layanan akan dilanjutkan atau tidak jadi diberikan.

Skenario charging ini lebih efisien karena transaksi lebih sedikit, tetapi skenario ini tidak dapat menggantikan skenario dua langkah karena untuk beberapa layanan,

transaksi dua langkah lebih cocok digunakan misalnya untuk layanan yang bisa dibatalkan ditengah jalan.

0 komentar:

Arsip

Lain-lain

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Mobile Phone Blogs - Blog Catalog Blog Directory Technology blogs Blogdup Blog Directory