Monday, March 08, 2010

OSS/J

OSS/J awalnya merupakan grup perusahaan-perusahaan yang berusaha membuat implementasi dari OSS/BSS dengan menggunakan Java sebagai teknologinya dan arsiteturnya mengacu pada NGOSS (Next Generation Operations Support System).

OSS/J dibentuk tahun 2003 dengan menggunakan Java Community Process (JCP) untuk membuat standar API yang dispesifikasikan pada dokumen JSR (Java Specification Request). Tahun 2006, OSS/J mulai bergabung dengan organisasi TMForum dan tahun 2008 mulai masuk dalam satu payung dalam TMForum Interface Program.

OSS/J API ini dibuat dengan beberapa teknologi untuk integrasi yang disebut integration profiles, yaitu Java RMI/IIOP, XML/JMS, dan Web Services.

Integration Profiles
[Gambar diambil dari dokumen OSSJ Design Guidelines]


Core API dari OOS/J ini didesain sesuai Core Business Entities (CBE) yang diadopsi dari Shared Information Data (SID) model yang dibuat oleh TMForum.

Awalnya API yang dibuat adalah sebagai berikut:

  1. Common API v1.0
  2. Inventory v1.0
  3. Trouble Ticket v1.0
Kemudian berkembang menjadi beberapa API sebagai berikut:
  1. Common API (JSR 144)
  2. Service Activation v1.1(JSR 89)
  3. Quality of Service v1.0 (JSR 90)
  4. Trouble Ticket (JSR 91)
  5. IP Billing (JSR 130)
  6. Inventory API (JSR 142)
Hingga saat ini beberapa perubahan terlah terjadi yaitu
- Service Activation API diganti menjadi Order Management API.
- Billing Mediation atau IP Billing API dan Quality of Service API sudah tidak dikelola lagi.
- Bagian dari QoS API yaitu fault management dibuat terpisah menjadi Fault Management API.

Saat ini OSS/J API dikembangkan dengan prinsip SOA (Service Oriented Architecture) dengan spesifikasi sebagai berikut:

  1. Common API v1.5 (JSR 144)
  2. Order Management v1.0 (JSR 246)
  3. Trouble Ticket v1.2 (JSR 91)
  4. Inventory v1.2 (JSR 142)
  5. Fault Management v1.0 (JSR 263)
  6. Discovery v1.0 (JSR 254)
Dokumen spesifikasi tersebut bisa di-download disini (website TMForum) atau disini (website JSR).



Saturday, March 06, 2010

VoLTE: VOLGA vs OneVoice Initiative

Agak telat berita ini saya tulis disini, tapi masih cukup segar, belum lama ini GSMA merilis berita bahwa mereka mengadopsi One Voice sebagai teknologi Voice over LTE (VoLTE).

Seperti pada tulisan sebelumnya, cukup mengherankan kenapa ada inisiatif One Voice ini, padahal sudah ada VoLGA dan juga IMS. Tapi cukup jelas bagaimana posisi VoLGA terhadap One Voice ini seperti yang dilansir oleh VoLGA Forum bahwa operator telekomunikasi berhak menentukan bagaimana evolusi jaringannya dan

"VoLGA is an excellent solution for voice and SMS over LTE for operators who decide to take an interim approach prior to IMS-based voice and messaging services"

Dan saya percaya untuk kondisi Indonesia, VoLGA masih lebih cocok sebagai jalur yang perlu ditempuh --untuk menuju LTE-- oleh para operator telekomunikasi kita yang masih menggunakan jaringan berbasis circuit switch dan enggan untuk berevolusi ke IMS.


Friday, March 05, 2010

TOGAF 9


Belum lama ini, 4 Februari 2010 telah dirilis TOGAF versi 9.

TOGAF merupakan singkatan The Open Group Architecture Framework yaitu framework maupun metodologi untuk arsitektur IT atau sering disebut Enterprise Architecture (EA). Bisa dikatakan TOGAF merupakan acuan (guide) untuk merancang atau membangun sebuah EA.

Dokumen TOGAF versi 9 bisa diunduh dari website The Open Group setelah melakukan registrasi.

Tuesday, March 02, 2010

Lagi lagi API untuk Telekomunikasi: OneAPI

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, usaha untuk membuat API atau interface yang membuka layanan dari operator atau provider telekomunikasi telah dilakukan beberapa organisasi, salah satunya adalah OneAPI yang diusing oleh GSM Assosiation, sebuah organisasi atau asosiasi internasional yang beranggotakan operator/provider telekomunikasi GSM dan vendor telekomunikasi.

Awalnya proyek OneAPI ini dinamai 3rd party access, yang dari namanya sudah jelas tujuannya adalah membuat API untuk memberikan akses kepada pihak ketiga ke layanan atau network yang dimiliki operator telekomunikasi.

Saya tidak akan membahas terlalu jauh tentang OneAPI karena API ini belum lama muncul, belum mature dan informasi atau dokumentasinya pun masih sangat minim.

Proyek pilot secara komersialnya baru dilakukan bulan lalu (Februari 2010), sedangkan spesifikasi dan dokumentasinya baru akan dirilis bulan Maret 2010. Saat ini API ini baru menspesifikasikan fungsi-fungsi untuk Messaging (SMS and MMS), Location, Payments dengan tekonologi Web Service dan RESTful. Spesifikasi OneAPI ini kemungkinan akan dikeluarkan oleh OMA.

Rencananya, OneAPI versi 2 akan memasukan fungsi-fungsi berikut:
  • Data Connection profile
  • QoS Quality of Service
  • Remaining Credits Look-Up
  • SMS triggering via UDH
  • In-app billing
Lebih lanjut tentang OneAPI ini bisa dilihat di portal atau di library.


OneAPI: The first standard telecom RESTful API?
Saya sendiri bertanya-tanya mengapa dibuat standar baru dengan teknologi REST? Yang jelas REST ini lebih sederhana dibanding SOAP dan juga mudah karena menggunakan protokol HTTP.

Dan yang pasti beberapa vendor memang sudah mulai menggunakan REST sebagai interface untuk solusi SDP. Coba anda baca artikel "Who Makes What: RESTful Service Delivery Platforms". Bisa jadi RESTful API akan semakin banyak digunakan menggantikan SOAP seiring dengan makin populernya konsep Telco 2.0.




JAIN API


JAIN adalah komunitas di JCP (Java Community Process) yang berinisiatif membuat standar API untuk keperluan pembuatan layanan (service) teleponi baik itu layanan yang berbasis suara maupun data.

Nama awal JAIN adalah Java APIs for Intelligent Network karena tujuan awalnya JAIN adalah membuat API untuk layanan Intelligent Network (IN), tetapi kemudian berkembang cakupannya menjadi API untuk semua service di jaringan telekomunikasi sehingga namanya diubah menjadi Java APIs for Integrated Networks.

Dibuatnya API untuk mengekspos layanan teleponi ini dilatarbelakangi oleh trend konvergensi dunia telekomunikasi dan dunia IT/Internet (layanan data). Dunia telekomunikasi selama ini dilandasi oleh protokol yang berbeda dengan yang digunakan di dunia IT yaitu protokol TCP/IP tapi serkarang mulai berkembang pemakaikan protokol TCP/IP di jaringan telekomunikasi. Untuk dapat memberikan layanan-layanan baru yang mudah dan cepat dibuat perlu suatu interface atau API.

Selain JAIN, inisiatif untuk membuat interface atau API juga dilakukan organisasi atau komunitas lain misalnya OSA/ParlayX yang dibuat Parlay Group, OneAPI [link portal] yang dibuat oleh GSM Association & Aepona.

Berikut adalah beberapa spesifikasi yang sudah dibuat oleh JAIN yang bisa juga dilihat disini atau disini:

1. Java Application Interfaces for Communications:
- JAIN SIP 1.1
- SIP API for J2ME 1.0
- JAIN MGCP 1.0
- JAIN MEGACO
- JAIN Session Description Protocol (SDP)
- JAIN ENUM [lihat RFC2916]
- JAIN TCAP 1.1
- JAIN INAP 1.0
- JAIN Java Call Ccontrol (JCC) 1.1
- JAIN Java Coordination and Transaction (JCAT)
- Java Payment API (JPay)
- JAIN Presence
- JAIN Instant Messaging
- JAIN SIMPLE Instant Messaging
- JAIN SIMPLE Presence
- JAIN SIP Lite
- JAIN Service Creation Environment (SCE) SCML
- JAIN Service Creation Environment (SCE)
- Java - Server API for Mobile Services (SAMS): Messaging

2. Java Application Containers for Communications:
- JAIN Service Logic Execution Environment (JSLEE)
- SIP Servlets 1.0

Cukup banyak spesifikasi interface yang sudah dibuat oleh JAIN. Tapi perkembangan market penggunaan JAIN API maupun API sejenis di operator telekomunikasi saat ini saya kira masih rendah.


Followers