Thursday, October 04, 2007

Proses Penerimaan MMS

Dibawah ini saya jelaskan bagaimana proses suatu MMS diterima pada sebuah ponsel dari jaringan operator.

MMSC sebagai elemen yang menerima MMS dari subscriber akan mengirimkan notifikasi (MMS notification) kepada ponsel tujuan. Notifikasi MMS yang memberitahukan ponsel bahwa subscriber mendapat kiriman MMS diterima ponsel dalam bentuk WAP-push yang dikirim lewat SMS bearer. WAP-push indikator tersebut memiliki header content type yang berisi "application/vnd.wap.mms-message" dan header X-Wap-Application-Id yang berisi "x-wap-application:mms.ua". Dari header tersebut ponsel tau bahwa WAP push tersebut adalah MMS notification indicator dan harus diproses oleh MMS agent. MMS agent kemudian memproses notification tersebut yaitu meresponse untuk memberitahu MMSC bahwa notification indicator telah diterima kemudian melakukan request (WSP/HTPP GET) ke MMSC untuk mendownload content dari MMS.

Sebuah MMS notification indicator membawa informasi diantaranya:

  • Nomor versi MMS
  • Alamat pengirim MMS
  • Subject dari MMS
  • Deliveri report status yang menunjukan pengirim membutuhkan staus delivery report atau tidak
  • MMS message class, yang menunjukan prioritas pengiriman
  • Ukuran MMS
  • Waktu kadaluarsa (expiry) dari MMS
  • Lokasi MMS content yaitu alamat untuk mengambil isi dari MMS

Informasi tersebut dispesifikasikan pada dokumen spesifikasi OMA yang berjudul "Multimedia Messaging Service Encapsulation Protocol" dan juga spesifikasi 3GPP TS 23.140 (Multimedia Messaging Service (MMS); Functional description) pada bagian yang membahas tentang MM1 interface. MM1 interface adalah interface yang menhubungkan antara MMSC dengan ponsel.

Dalam spesifikasi OMA, notifikasi MMS disebut M-Notification.ind dan serponsenya disebut M-NotifyResp.ind. Sedangkan pada MM1 interface, notifikasi MMS disebut MM1_notification.REQ dan responnya disebut MM1_notification.RES

Sebuah ponsel biasanya memiliki setting untuk penerimaan MMS yaitu

- Cara penerimaan yang menentukan apakah MMS client/agent akan otomatis mengambil MMS content setelah mendapat MMS notifikasi
- APN (Access Point Name) yang merupakan setting GPRS bearer agar MMS content dapat dikirim dari ponsel ke MMSC atau diambil dari MMSC

Pada kasus pengambilan MMS langsung (otomatis) proses pengambilan digambarkan sbb:


ponsel MMS Proxy-Relay (MMSC)
------ ----------------------
| |
|<-- M-Notification.ind / MM1_notification.REQ ---|
| |
|--- M-NotifyResp.ind / MM1_notification.RES ---->|
| |
|----- MM1_retrieve.REQ (WAP/HTTP GET) ---------->|
| |
|<---- MM1_retrieve.RES / M-retrieve.conf --------|
| |
|-- M-NotifyResp.ind / MM1_acknowledgement.REQ -->|
| |
| |
| |

No comments:

Tetang penulis

Laki-laki.
Orang Indonesia.
Berprofesi dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi.

Tentang blog ini


Blog ini berkaitan dengan pemrograman, Software Engineering, telekomunikasi, Internet, SOA/Web service Java, PHP, database dan lain-lain. Blog ini bukan sebuah diary, dibuat hanya hanya sebagai catatan agar bisa dilihat kembali suatu saat. Jadi isi blog ini akan berisi tips/trik atau artikel. Semua posting pada blog ini adalah tulisan saya sendiri (tidak ada yang mengkopi dari tempat lain) kecuali saya sebutkan sumbernya. Anda bebas mengkopi isi dari blog ini dan mempublikasikannya lagi selama mencantumkan nama saya sebagai penulis (ejlp12) atau email saya.

Blog ini adalah blog Indonesia yang berarti dari orang Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia.

Silakan beri komentar jika artikel kurang jelas atau terdapat kesalahan. Anda bisa klik link komentar dibawah setiap posting.Untuk komentar yang TIDAK berkaitan dengan topik posting blog bisa dikirim ke email ejlp12 @ yahoo.com

Subscribe Subscribe ke RSS situs ini

Link ke tulisan lainnya dapat dilihat di
Arsip | Kategori/Label

Posting Terkini

Labels

Followers