Bukan hal baru sebenarnya bahwa operator telekomunikasi saat ini berusaha mendapatkan keuntungan (revenue) tidak hanya dari pelanggannya saja. Operator mulai mengembangkan sayap untuk mendapatkan keuntungan dari value-added service seperti penjualan konten, membuat wap portal dengan memasan iklan sehingga dapat memperoleh keuntungan dari agensi iklan dan cara-cara lainnya.
Sebagian contoh tersebut memberikan gambaran bahwa terdapat peluang lain untuk mendapatkan keuntungan yang tidak langsung dari pelanggan (end-user). Hal inilah yang diusung oleh Telco 2.0 Initiative dengan istilah Two-sided Telecom Business Model (Lagi-lagi buzzword). Presentasi (slide) ini cukup bagus untuk mengerti latar belakang serta konsep Two-sided Telecom Business Model.
Gambar dibawah ini menrepresentasikan bagaimana konsep model bisnis ini.
Blog Indonesia tentang IT, software dan telekomunikasi.
Tetang penulis
Laki-laki.
Orang Indonesia.
Berprofesi dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi.
Orang Indonesia.
Berprofesi dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi.
Tentang blog ini
Blog ini berkaitan dengan pemrograman, Software Engineering, telekomunikasi, Internet, SOA/Web service Java, PHP, database dan lain-lain. Blog ini bukan sebuah diary, dibuat hanya hanya sebagai catatan agar bisa dilihat kembali suatu saat. Jadi isi blog ini akan berisi tips/trik atau artikel. Semua posting pada blog ini adalah tulisan saya sendiri (tidak ada yang mengkopi dari tempat lain) kecuali saya sebutkan sumbernya. Anda bebas mengkopi isi dari blog ini dan mempublikasikannya lagi selama mencantumkan nama saya sebagai penulis (ejlp12) atau email saya.
Blog ini adalah blog Indonesia yang berarti dari orang Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia.
Silakan beri komentar jika artikel kurang jelas atau terdapat kesalahan. Anda bisa klik link komentar dibawah setiap posting.Untuk komentar yang TIDAK berkaitan dengan topik posting blog bisa dikirim ke email ejlp12 @ yahoo.com
Link ke tulisan lainnya dapat dilihat di Arsip | Kategori/Label | Posting Terpopuler
Thursday, August 28, 2008
Two-sided Telecom Business Model
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Arsip
-
▼
2008
(90)
-
►
December
(11)
- Menghitung signalling link occupancy
- Bisnis mobile advertising
- Gembar-gembor mobile advertising
- WiMAX vs. LTE
- Komponen/elemen dari Intelligent Network
- Dari perusahaan IT menjadi vendor telekomunikasi
- Open API untuk telco
- Demo teknologi relaying yang akan digunakan pada L...
- LTE-Advanced
- LBS sudah mati?
- Domotics
-
►
November
(13)
- Open Market Handsets untuk CDMA
- Membuat situs WAP (Mobile web) anda dapat ditemuka...
- WURFL browser
- Evolusi CDMA2000/EV-DO menuju 4G akan mati?
- Standar Identity Management (IdM) untuk NGN
- iPhone SDK
- Smartcard Web Server (SCWS)
- SCA: Model untuk mengimplementasikan SOA
- Masalah roaming di perbatasan negara (border roami...
- Layanan Collect Call
- Dapat iklannya, gratis layanannya.
- On-Device Portal
- Melihat lahan SDP
-
►
September
(15)
- SNMP - Bagian 2
- SNMP - Bagian 1
- Arsitektur UMTS Release-4
- Pendelegasian dalam proyek
- Free SNMP library untuk Java
- Memonitor JVM menggunakan SNMP
- Protokol Manajemen Jaringan: TL1
- Retrospective: Pembelajaran dari yang telah terja...
- Aplikasi load-balancer
- Service Delivery Platform (SDP)
- IN dan prepaid charging
- Protokol manajemen jaringan
- OSS/BSS pada jaringan UMTS
- CDMA
- Passive Optical Network (Pengenalan)
-
►
December
(11)
Labels
- telecom (103)
- java (51)
- VAS (36)
- programming (35)
- software engineering (20)
- project management (19)
- database (13)
- web service (10)
- OSS (9)
- IN (7)
- network (7)
- SDP (6)
- security (5)
- xml (5)
- MMS (4)
- linux (4)
- selingan (4)
- 4G (3)
- BSS (3)
- aplikasi (3)
- iptv (3)
- shell scripting (3)
- SOA (2)
- scm (2)
- *nix (1)
- mobile tv (1)

0 komentar:
Post a Comment