Friday, November 13, 2009

One Voice Initiative


Cukup tercengang juga baca berita belum lama ini tentang One Voice Initiative, sebuah inisiatif untuk mendefisikan teknis layanan voice dan sms pada jaringan LTE.

Cukup heran karena membuat saya bertanya apalagi yang mereka (vendor-vendor dan operator-operator telekomunikasi dan para pembuat ponsel) perbuat ini?

Setelah VoLGA yang dibuat oleh beberapa vendor dan operator yang berbeda, 3GPP setidaknya memiliki jawaban atas pertanyaan apa yang harus dilakukan oleh operator untuk layanan voice dan sms dalam jaringan LTE dan continuity process layanan tersebut pada jaringan circuit-switched. Tapi sekarang beberapa vendor dan operator malah membuat inisitiatif baru untuk solusi layanan voice dan sms dalam jaringan LTE? Apa yang berbeda?




Setelah beberapa saat menyempatkan baca beberapa berita yang sama diberbagai website, seperti yang diungkapkan NSN, ternyata One Voice ini tidak membuat standar baru, tapi tetap menggunakan standar 3GPP yang berarti berbasiskan IMS atau VoIP. One Voice ini bertujuan memberikan kemudahan bagaimana deployment solusi telknologi layanan voice/sms pada jaringan LTE dengan menyelesaikan isu-isu seperti roaming dan interworking dan menjamin kompabilitas antar jaringan-jarangn serta devices (ponsel) dengan membuat common profile. Common profile merupakan pendefinisian sebuah himpunan dari fungsi-fungsi minimum yang telah dibuat 3GPP untuk digunakan oleh vendor-vendor dan para operator.

Beberapa aspek yang ada dalam cakupan OneVoice ini adalah:

• IMS basic capabilities and supplementary services for telephony
• Real-time media negotiation, transport, and codecs
• LTE radio and evolved packet core capabilities
• Functionality that is relevant across the protocol stack and subsystems

Berikut ini gambar protokol stack yang digunakan pada solusi OneVoice:

Pada level TCP/IP digunakan protokol UDP, level SIP digunakan jg SDP, RTP, RTCP dan pada level HTTP digunakan juga XCAP (lihat 3GPP TS 24.623: "Extensible Markup Language (XML) Configuration Access Protocol (XCAP) over the Ut interface for Manipulating Simulation Services").

Lebih lanjut mengenai detail teknis OneVoice dapat dibaca pada dokumen One Voice profile.

Wednesday, November 11, 2009

Kenapa kita butuh VoLGA?

Pertanyaanya sebenernarnya adalah kenapa vendor-vendor membuat spesifikasi VoLGA yaitu spesifikasi atau standar untuk layanan circuit-swirched seperti voice dan SMS di jaringan LTE. Apakah memang 3GPP tidak membuat standar untuk itu sehingga perlu forum baru yang membuat standar ini?

Pertanyaan berikutnya adalah apakah dengan didukungnya standar VoLGA ini oleh perusahaan-perusahaan besar akan membuat VoLGA digunakan secara luas dan membuat standar ini pada akhirnya, mau tidak mau, akan diadopsi oleh 3GPP?

Sebelum mencari jawaban pertanyaan-pertanyaan itu mari kita pelajari lebih dalam 'apa', 'bagaimana' dan 'kenapa'-nya VoLGA.

VoLGA (Voice over LTE via Generic Access) adalah istilah yang merujuk pada standar atau spesifikasi yang dibuat VoLGA Forum yang dibuat untuk memberikan alternatif baru cara untuk menggunakan layanan tradisional berbasis circuit-based pada jaringan GSM maupun UMTS pada jaringan LTE.

Buat pengguna layanan telepon selular, telnologi VoLGA akan memberikan konsistensi layanan suara, SMS dan layanan-layanan lain berbasis circuit-switched saat terjadinya transisi antara jaringan akses radio GSM, UMTS dan LTE. Sedangkan buat operator, diharapkan dengan adanya VoLGA akan memberikan solusi yang murah dan sedikit resiko untuk mulai mengadopsi jaringan akses LTE tanpa harus kehilangan layanan utama yang memberikan keuntungan yang paling besar yaitu layanan suara dan SMS.

Begitulah yang dijanjikan VoLGA Forum.

VOLGA merupakan standar yang terbuka, dokumen spesifikasi dapat di-download dari website VOLGA Forum. Dokumen spesifikasi terdiri dari bagian yaitu (1) Requirement, (2) Architecture dan (3) Protocol.

Untuk mengetahui lebih detail mengenai VOLGA, silahkan baca whitepaper yang dibuat oleh penulis blog WirelessMoves ini.

Apakah di jamannya LTE nanti, circuit-switched network akan hilang?

Jawaban singkatnya: Tidak.

Sudah terlalu mapan jaringan yang berbasis ciscuit-swich dan layanannya, sudah banyak yang diinvestikan untuk jaringan tersebut, oleh karena itu LTE tidak akan cepat menggesernya.

VoIP memang sudah banyak digunakan saat ini, tapi kualitas (QoS) dari layanan ini masih dianggap belum memuaskan dibandingkan layanan voice tradisional. VoIP merupakan dasar layanan voice pada IMS, tapi kenyataannya belum banyak operator yang menggunakan IMS. Setidaknya, dibandingkan dengan waktu saat IMS rilis sebagai standar 3GPP, waktu adopsi IMS oleh operator jaringan nirkabel sangatlah lambat. Di Indonesia saja setahu saya belum ada operator yang mulai menggunakan IMS secara penuh, apalagi untuk layanan voice-nya.

Mitos, LTE hanya untuk traffic data jadi sangatlah wajar, mengingat jaringan core LTE (SAE) dibangun dengan basis jaringan paket (IP) dan alasan yang saya jelaskan diatas.

Tuesday, May 12, 2009

Roaming call flow: MSRN (Mobile Station Roaming Number)

MSRN (Mobile Station Roaming Number) adalah nomor sementara yang digunakan pada jaringan GSM untuk keperluan routing saat ada pemanggilan (terminated call) ke MS (mobile station).

MSRN dialokasikan pada seorang subscriber saat subscriber berada di visited network atau sedang roaming di jaringan operator lain. MSRN yang dialokasikan hanya bersifat sementara pada VLR/MSC. Setiap MSC biasanya memiliki range dimana MSRN bisa dialokasikan.

Pengalokasian MSRN hanya dilakukan sesaat ketika MT call akan berlangsung sampai percakapan benar-benar terjadi.

  • Ketika GMSC menerima ISUP IAM message, GMSC akan meminta informasi routing ke HLR.
  • Kemudian HLR akan meminta informasi nomor roaming (MSRN) ke serving VLR/MSC.
  • Informasi MSRN kemudian dikirimkan VLR lewat HLR ke GMSC.
  • Berdasarkan nomor MSRN, GMSC akan mengirimkan ISUP IAM message ke serving VLR/MSC.
  • Pada saat percakapan terjadi, MSRN sudah dihapus di VLR.

Gambar pada dokumen ini akan membantu pemahaman kita.

Format MSRN mengikuti penomoran E.164. Strukturnya sama dengan MSISDN yaitu

  • Country Code (CC) dari visited network
  • National Destination Code (NDC) dari visited network
  • Subcriber Number (SN) yang dialokasikan oleh visited network

Karena MSRN pada dasarnya adalah nomor MSISDN, maka range nomor ini juga harus diplan oleh sebuah operator GSM.

Tuesday, May 05, 2009

PMBOK edisi 4 (terbaru)

Memang sudah agak basi posting ini. Buat yang belum tau PMBOK edisi terbaru yaitu edisi ke-4 sudah dipublikasikan bulan Januari 2009.

Perubahan-peruban penting adalah:

  • Proses Develop Preliminary Scope Statement dihapus
  • Close Project” diubah menjadi “Close Project or Phase Plan Scope
  • Penambahan proses Collect requirements
  • Manage Project Team dipindahkan dari controlling process ke executing process
  • Manage Stakeholders diubah menjadi Manage Stakeholder Expectations
  • Penambahan proses baru yaitu Identify Stakeholders pada initiating process group yang outpunya adalah stakeholder register dan stakeholder management strategy.
  • Arrow Diagramming Method sebagai alat activity sequencing dihapus dari section 6 (Project Time Management)
  • Penjelasan tentang earned value di chapter 7 dan ditambahkan bagian tentang kalkulasi To Complete Performance Index (TCPI) pada proses Control Cost
  • Develop Project Team dan Manage Project Team dibahas lebih mendalam di chapter 9. Ini ditambah juga dengan appendix baru tentang Interpersonal Skills yang mencakup:
    • Leadership
    • Team building
    • Motivation
    • Communication
    • Influencing
    • Decision making
    • Political and cultural awareness
    • Negotiation
  • Pada chapter 12 tentang Project Procurement Management, sebelumnya terdiri dari 6 proses dirangkum menjadi 4 proses yaitu: Plan Procurements, Conduct Procurements, Administer Procurements dan Close Procurements.

    Plan purchase and Acquisitions
    dan Plan Contracting diubah menjadi Plan Procurements.
    Request Seller Responses” dan Select Sellers diubah menjadi Conduct Procurements.

  • Konsep tentang Teaming Agreements” juga diperkenalkan di chapter 12
Lebih detailnya silahkan lihat di sini

Followers