Blog Indonesia tentang IT, software dan telekomunikasi.

Tetang penulis

Laki-laki.
Orang Indonesia.
Berprofesi dibidang teknologi informasi dan telekomunikasi.

Tentang blog ini


Blog ini berkaitan dengan pemrograman, Software Engineering, telekomunikasi, Internet, Java, PHP, database dan lain-lain. Blog ini bukan sebuah diary, dibuat hanya hanya sebagai catatan agar bisa dilihat kembali suatu saat. Jadi isi blog ini akan berisi tips/trik atau artikel. Semua posting pada blog ini adalah tulisan saya sendiri (tidak ada yang mengkopi dari tempat lain). Anda bebas mengkopi isi dari blog ini dan mempublikasikannya lagi selama mencantumkan nama saya sebagai penulis (ejlp12) atau email saya.

Blog ini adalah blog Indonesia yang berarti dari orang Indonesia dan menggunakan bahasa Indonesia.

Silakan beri komentar jika artikel kurang jelas atau terdapat kesalahan. Untuk komentar yang TIDAK berkaitan dengan topik posting blog bisa dikirim ke email ejlp12 @yahoo.com

Friday, January 25, 2008

Bearer Independent Protocol

Bearer Independent Protocol merupakan istilah untuk interface antara (U)SIM card dengan perangkat bergerak (mobile equipment) yang digunakan untuk mengakses data bearer yang di-support oleh perangkat bergerak misalnya GPRS, bluethoot, SMS, CSD, USSD.



SIM card <---BIP---> Mobile phone <---GPRS/SMS/dll---> SGSN/SMSC/dll <---> Server

Dengan adanya BIP, layanan seperti Remote File Management (RFM) atau Remote Application Management (RAM) dapat dilakukan dengan mudah oleh (U)SIM Application Toolkit (SAT). Dengan BIP, sebuah SAT dapat melakukan perintah proaktif untuk membuat data channel dengan mobile equiptment yaitu dengna perintah OPEN CHANNEL, CLOSE CHANNEL, SEND DATA, RECEIVE DATA, GET CHANNEL STATUS.

Dokumen spesifikasi yang terkait dengan BIP ini diantaranya:

  • 3GPP TS 22.038 (U)SIM Application Toolkit (USAT/SAT); Service description; Stage 1
  • 3GPP TS 11.14 Specification of the SIM Application Toolkit for the Subscriber Identity Module - Mobile Equipment (SIM - ME) interface

Di 3GPP TS 11.14 juga dijelaskan perintah-perintah proaktif yang menunjukan kapabilitas dari sebuah SAT/SIM card misalnya membuat pemanggilan (setup call), mengirimkan DTMF, membuka browser, memainkan tone, mengirimkan SMS, mengirimkan USSD dan lain-lain. Dengan perintah tersebut berarti operator dapat membuat menu item yang dipergunakan misalnya untuk shortcut untuk pemanggilan ke customer support atau shortcut untuk melihat website/portal operator.

0 komentar:

Arsip

Lain-lain

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia Mobile Phone Blogs - Blog Catalog Blog Directory Technology blogs Blogdup Blog Directory